Perusahaan LG Resmi Stop Produksi Bisnis Smartphone

Hadapi New Normal, Perusahaan Elektronik Ini Minta Masyarakat Disiplin

Cast-eu.org – Produsen perangkat teknologi LG resmi cabut dari industri handphone (HP), keputusan yang bikin mereka tak lagi bakal memproduksi dan menjual smartphone di seluruh dunia.

Pengumuman ini disampaikan perusahaan asal Korea Selatan itu pada Senin (5/4). Mereka mengatakan, keputusan berhenti menjadi vendor HP sudah disetujui para pimpinan perusahaan pada hari yang sama.

“LG Electronics Inc. (LG) mengumumkan bahwa mereka menutup unit bisnis selulernya,” kata LG dalam pernyataan resmi di situs webnya.

“Keputusan strategis LG untuk keluar dari sektor ponsel yang sangat kompetitif akan memungkinkan perusahaan untuk memfokuskan sumber daya di area pertumbuhan seperti komponen kendaraan listrik, perangkat yang terhubung, rumah pintar, robotika, kecerdasan buatan dan solusi bisnis-ke-bisnis (B2B), serta platform dan jasa.”

LG menambahkan, smartphone mereka yang saat ini telah diproduksi bakal tetap tersedia untuk dijual. Mereka juga menyebut tetap akan memberikan dukungan layanan dan pembaruan perangkat lunak untuk pelanggan produk ponsel yang ada “untuk jangka waktu yang berbeda-beda di setiap wilayah.”

Perusahaan pun menyebut akan bekerja sama dengan pemasok dan mitra bisnis selama penutupan bisnis ponsel.

Ke depannya, LG menyebut bakal terus meningkatkan keahlian selulernya dan mengembangkan teknologi terkait smartphone, seperti 6G. Teknologi inti yang dikembangkan selama dua dekade operasi bisnis seluler LG juga disebut akan dipertahankan dan diterapkan pada produk mereka di masa depan.

“Bisnis ponsel diharapkan selesai pada 31 Juli meskipun inventaris dari beberapa model yang ada mungkin masih tersedia setelah itu,” kata perusahaan.

Rugi, tak mampu bersaing dengan vendor HP China

Cabutnya LG dari bisnis HP sebenarnya telah menjadi rumor sejak awal tahun ini. Menurut laporan The Verge, keputusan ini menyusul kerugian besar divisi smartphone LG selama lima tahun terakhir.

Sempat dianggap sebagai saingan bagi sesama pabrikan Korea Selatan, Samsung, LG terbukti kesulitan bersaing di industri HP. Perangkat high-end mereka tak mampu bersaing dengan Samsung dan Apple, sedangkan HP murah mereka harus mendapat persaingan ketat dari vendor HP China.

Meski juru bicara perusahaan mencap laporan sebelumnya tentang kemungkinan keluarnya perusahaan dari bisnis ponsel cerdas sebagai sesuatu yang “sepenuhnya salah dan tanpa alasan,” seorang pejabat LG kemudian mengonfirmasi kepada media lokal The Korea Herald bahwa perusahaan harus membuat “penilaian yang dingin” tentang masa depan divisi tersebut.

Keputusan untuk berhenti memproduksi HP membuat kita tak dapat melihat inovasi smartphone LG yang layarnya bisa digulung lama-lama.

Sebelumnya, perusahaan sempat memamerkan perangkat tersebut pada event pameran teknologi Consumer Electronics Show pada tahun ini. Ketika itu, LG bersikeras bahwa perangkat itu asli dan akan diluncurkan akhir tahun ini.

Pada Maret 2021, LG dilaporkan telah mencoba mencari pembeli untuk divisi smartphone mereka, tetapi pembicaraan itu terhenti dan malah bisa menutup divisi tersebut.

Media lokal Korea DongA melaporkan perusahaan telah menghentikan pengembangan ponsel yang akan datang, termasuk HP dengan layar yang dapat digulung, dan telah menangguhkan smartphone yang direncanakan untuk paruh pertama tahun ini.

Ketertinggalan LG di bisnis HP membuat mereka kerap bikin perangkat anti-mainstream dengan bentuk dan fitur unik untuk mencari perhatian konsumen.
Perusahaan sempat memperkenalkan LG Wing, HP yang layar utamanya diputar untuk menampilkan layar sekunder yang lebih kecil di bawahnya. Mereka juga pernah bikin HP dengan layar ganda.

Sayangnya, tidak satu pun dari fitur yang mereka kembangkan mampu mengubah nasib HP mereka jadi mainstream. Sementara itu, smartphone LG dengan bentuk dan fitur yang lebih tradisional tertinggal dari pesaingnya di bidang inti seperti kinerja kamera.

Boleh dibilang, LG merupakan raksasa teknologi terbaru yang jadi korban ganasnya persaingan HP global. Sebelum mereka, sudah banyak brand populer yang menyerah bergelut di industri smartphone selama bertahun-tahun, meskipun banyak nama merek tetap ada di perangkat yang dibuat oleh produsen pihak ketiga.

Leave a Comment