Ada 18 Warga Negara India Masuk Indonesia Sejak 10 April Positif Covid-19

Corona Menggila, Orang India Kabur ke Indonesia

Cast-eu.org – Hingga saat ini ada dua penerbangan pesawat charter berpenumpang WN India yang masuk ke RI. Dari ratusan warga India yang tiba di Tanah Air dengan penerbangan itu, 18 orang di antaranya dinyatakan positif COVID-19.

Sampel kasus positif ini kemudian langsung dikirim ke Litbangkes untuk mendeteksi varian corona baru lewat entire genome sequencing (WGS).

” Kalau yang 10 April kurang lebih 9 orang positif, itu sudah kami tangani dan isolasi, dan WGS-nya kita kirim ke Litbangkes. Yang tanggal 21 April hasil swab pertama sudah ada 9 yang positif,” kata Kasubdit Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Benget Saragih, Jumat (23/4).

” Nah, kami masih tunggu. Kita lagi nunggu lagi di beberapa tempat, hasilnya ada juga beberapa yang positif. Kita mau cek dulu nih,” imbuh dia.

Sebelumnya, Benget mengatakan ada dua kelompok kedatangan WNA asal India dengan pesawat charter, yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3 penerbangan internasional.

Pada 10 April 2021, pesawat Garuda Indonesia, GA8270, datang dari New Delhi membawa 139 WN India

Lalu pada 21 April 2021, pesawat jet QZ988XMMA-MAA membawa 127 WN India.

Hingga saat ini, totalnya 9 orang WNA asal India yang dinyatakan positif dari kedatangan pada 10 April. Sedangkan dari kedatangan pada 21 April, 9 WN India dinyatakan positif berdasarkan hasil swab pertama saat mereka tiba di Indonesia.

Kata Benget, seluruh WN India yang tiba di RI akan dikarantina selama 14 hari di 23 resort yang tersebar di Jakarta. Sementara WN India yang dinyatakan positif sudah diisolasi di Hotel dan RS rujukan penanganan COVID-19.

“Sudah di rujuk di RS dan isolasi di hotel kita siapkan, karena mereka ada yang tanpa gejala. Di hotel, tapi resort isolasi ya bukan karantina,” ucap Benget.

“Ada 9 resort di Jakarta (yang bisa untuk isolasi COVID-19). Nah untuk (warga) luar negeri misalnya Resort Hariston. Kalau yang di RS rujukan kan mereka punya asuransi ya, jadi yang bergejala dirujuk ke RS sesuai asuransi mereka,” tambah dia.

Indonesia Akan Tutup Rapat Akses Masuk WN India.

Di sisi lain, Benget mengatakan Indonesia berencana menutup kedatangan internasional dari India. Penutupan ini menindaklanjuti kasus corona yang melonjak tinggi di negara tersebut.

Apakah WN India yang sudah masuk ke RI akan dipulangkan atau tidak, juga akan diputuskan dalam rapat. Benget mengungkap, hasil keputusan resmi akan diumumkan hari ini, Jumat (23/4).

“Nah, semua lagi kami karantina, kami lagi tunggu keputusan pemerintah apakah akan menutup atau masih buka. Namun WNA akan kita karantina semua. Kita tunggu siang ini, nanti pimpinan yang memutuskan akan ditutup atau tidak,” pungkas dia.

Leave a Comment